JALAN HIDUP aneka ragam liku-liku kehidupan


28
Aug/09
0

Lihat kebawah bukan keatas

look-downJika kita memperhatikan sekitar lingkungan kita sehari-hari, maka sering kali kita dihadapkan dengan kehidupan yang beraneka ragam gaya hidup manusia.

Dunia ini tidaklah kekal, namun begitu lengkap dengan segala apa yang tedapat didalamnya. Mereka yang hidup dengan bergelimang harta rasanya begitu mudah untuk mendapatkan segala apa yang mereka inginkan. Bagi mereka kehilangan satu atau dua juta rupiah perhari terasa biasa. Berbeda dengan mereka yang sehari-hari berkeringat darah mencari nafkah untuk istri dan anak-anak mereka. Rasanya uang seribu-pun butuh waktu berjam-jam untuk mengaisnya. Tak perduli walau panas dan hujan menghadang, mereka terus berjuang demi sesuap nasi.

Pernahkan anda perhatikan dijalan-jalan, penjual makanan disekitar sekolah, penjual rokok dipinggir lampu merah, penjual kerupuk atau mainan kecil yang biasa muncul disetiap kemacetan kota, terkadang sering pula kita melihat seorang bapak dan anak yang mengamen di bus-bus, sang bapak memegang amply yang menggantung di dadanya sedang sang anak yang bernyanyi, juga ada seorang yang setiap harinya berkeliling berjalan kaki berjualan pakean (baju, celana kolor) atau alat-alat rumah tangga (kasur, gorden, lemaril), dan itu yang mereka kerjakan sehari-hari. Kita tak tahu, entah berapa rumah yang telah mereka lewati, berapa lampu merah yang mereka singgahi, berapa pembeli dalam sehari, belum lagi mereka yang siang malam tinggal dikolong jembatan, dipinggir-pinggir toko dan hanya beralaskan koran. Pernahkan anda berpikir jika yang mengalami itu semua adalah diri kita?atau mereka yang setiap hari berkeliling berjalan kaki menjual celana adalah bapak kita?atau dia yang duduk di pojok pasar menjual ketan adalah ibu kita?.  Fabiayyi aa laa i robbikumaa tukadzibaan (Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Ar-Rohman[55:13]).

Sungguh besyukurlah dia yang hidup dalam tuntunan agama. Ketaqwaan selalu dibawanya. Kesabaran selalu meliputinya. Panas dan hujan bukanlah halangan. Semua dijalani dengan niatan ibadah. Hanya karena mengharap Ridho Allah semata.

Comments (0) Trackbacks (0)

No comments yet.

Leave a comment


No trackbacks yet.