Jan/100
SURAT DARI SETAN UNTUK MU
Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.
Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu
Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan "Bismillah" sebelum memulai santapanmu,
juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ketempat tidurmu
Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya
Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.
Hai Bodoh, Kamu millikku.
Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama,
dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu .
Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.
Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.
Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk mebalaskannya
Dec/090
Hujan..telah tiba….Hore…
Musim hujan emang udah jadi langganan bumi dari langit...tentu saja semua ini adalah anugerah dari Sang Maha Pemberi. Ironisnya musim apapun yang diberikan selalu saja dikeluhkan oleh yang namanya M-A-N-U-S-I-A. Keluhan kekeringan air lah, keluhan kebanjiran lah...padahal ulah mereka sendiri lah yang membuat keadaan bumi ini jadi rusak.
Barangkali diantara mereka yg selalu bersyukur adalah anak-anak...mereka jarang sekali mengeluhkan kondisi pergantian musim...mereka justru sangat senang saat tubuh mereka diguyur hujan walau pulang sekolah dalam kondisi basah kuyup.. Belum hilang dari ingatan saat-saat masa kecil terasa senang sekali bermain hujan-hujanan.
Hemmm... aku rindu masa kecilku...
Oct/090
SAMI-MAWON
Sebut aja cecep asli orang sunda bapak ibu asli dari ciamis.., cecep ketika itu sedang berlibur kekota jogjakarta seorang diri...saat tiba didaerah Kraton cecep hendak membeli makanan karena perutnya dah menjerit kelaparan..(lebay euy..)
Dengan berlaga ngomong jawa, cecep mencoba bertanya "Mbah...iki yang kuning makanan opo ya mbah.."
"Iki Getuk..de...", sahut penjual getuk.
"Yang merah mbah???".
"samimawon de...".
dengan pede-nya cecep langsung memesan "Ooo..kalo gitu, GETUK siji....SAMIWAMON siji... ".
tukang getuk "???!!#%..."
Aug/090
Lihat kebawah bukan keatas
Jika kita memperhatikan sekitar lingkungan kita sehari-hari, maka sering kali kita dihadapkan dengan kehidupan yang beraneka ragam gaya hidup manusia.
Dunia ini tidaklah kekal, namun begitu lengkap dengan segala apa yang tedapat didalamnya. Mereka yang hidup dengan bergelimang harta rasanya begitu mudah untuk mendapatkan segala apa yang mereka inginkan. Bagi mereka kehilangan satu atau dua juta rupiah perhari terasa biasa. Berbeda dengan mereka yang sehari-hari berkeringat darah mencari nafkah untuk istri dan anak-anak mereka. Rasanya uang seribu-pun butuh waktu berjam-jam untuk mengaisnya. Tak perduli walau panas dan hujan menghadang, mereka terus berjuang demi sesuap nasi.
Aug/090
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.




